Algoritma dan Pemrograman
Satu Biru Satu Hati Satu Tujuan...
Definisi Algoritma
Algoritma adalah urutam langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma. Langkah-langkah dalam algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar.
Ciri-ciri Algoritma
Menurut Donald E. Knuth penulis buku algoritma abad XX, menyatakn bahwa ada beberapa ciri algoritma, yaitu :
Sesuai dengan ciri-ciri dari algoritma pada penjelasan di atas, maka dapat disimpulakn bahwa sifat suatu algoritma adalah :
Agar algoritma yang ditulis lebih teratur, maka struktur algoritma sebaiknya dibagi ke dalam beberapa bagian. Diantaranya :
Definisi Pemrograman
Pemrograman adalah aktifitas yang berhubungan dengan pembuatan program dengan mengikuti kaidah bahasa pemrograman tertentu. Dalam konteks pemrograman terdapat sejumlah bahasa pemrograman seperti Pascal, C, C#, dan BASIC.
Adapun secara garis besar bahasa pemrograman dikelompokkan menjadi :
Definisi Algoritma
Algoritma adalah urutam langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma. Langkah-langkah dalam algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar.
Ciri-ciri Algoritma
Menurut Donald E. Knuth penulis buku algoritma abad XX, menyatakn bahwa ada beberapa ciri algoritma, yaitu :
- Algoritma mempunyai awal dan akhir, suatu algoritma harus berhenti setelah mengerjakan serangkaian tugas. Dengan kata lain, suatu algoritma memiliki langkah yang terbatas.
- Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat, seihingga tidak memiliki arti ganda, tidak membingungkan
- Memiliki masukan (input) atau kondisi awal
- Memiliki keluaran (output) ondisi akhir
- Algoritma harus efektif, bila diikuti benar-benar maka akan menyelesaikan masalah.
Sesuai dengan ciri-ciri dari algoritma pada penjelasan di atas, maka dapat disimpulakn bahwa sifat suatu algoritma adalah :
- Input : Suatu algoritma mempunyai input atau kondisi awal sebelum dilaksanakan, bisa berupa nilai-nilai peubah yang diambil dari himpunan khusus.
- Output : Suatu algoritma akan menghasilkan output setelah dilaksanakan. Suatu algoritma akan mengubah sebuah kondisi awal menjadi kondisi akhir, dimana nilai output diperoleh dari nilai input yang telah diproses melalui algoritma.
- Definiteness : Langkah-langkah yang dituliskan dalam algoritma terdefini dengan jelas sehingga mudah dilaksanakan oleh pengguna algoritma.
- Finiteness : Suatu algoritma harus memiliki kondisi akhir atau output setelah sejumlah langkah yang terbatas jumlahnya dilakukan terhadap setiap kondisi awal atau input yang diberikan.
- Effevtiveness : Setiap langkah dalam algortima dilaksanakan dalam suatu selang waktu tertentu sehingga pada akhirnya didapatkan solusi sesuai dengan yang diharapkan.
- Generality : Langkah-langkah algoritma berlaku untuk setiap himpunan input yang sesuai dengan persoalan yang diberikan, tidak hanya untuk himpunan tertentu.
Agar algoritma yang ditulis lebih teratur, maka struktur algoritma sebaiknya dibagi ke dalam beberapa bagian. Diantaranya :
- Bagian kepala (header) : memuat nama algoritma serta informasi atau keterangan tentang algoritma yang ditulis
- Bagian Deklarasi ( definisi variable ) : memuat definisi nama variable, nama tetapan, nama prosedur, nama fungsi, tipe data yang akan digunakan dalam algoritma.
- Bagian Deskripsi (rincian langkah ) : memuat langkah-langkah penyelesaian masalah, termasuk beberapa perintah seperti baca data, tampilkan, ulangi, yang mengubah data input menjadi output.
Contoh berikut ini adalah
struktur algoritma. Algoritma ini akan menghitung luas sebuah luas lingkaran dengan
input jejari lingkaran tersebut. Luas lingkaran adalah phi*jari*jari.
Algoritma Luas_lingkaran
{Menghitung
sebuah luas lingkaran apabila jari-jari tersebut diberikan}
Deklarasi
{Definisi
nama tetapan}
Const
phi = 3.14;
{Definisi
nama peubah/variabel}
Real
jari-jari, Luas;
Deskripsi
Read(jari-jari);
Luas
= phi * jari-jari * jari_jari;
Write(Luas);Definisi Pemrograman
Pemrograman adalah aktifitas yang berhubungan dengan pembuatan program dengan mengikuti kaidah bahasa pemrograman tertentu. Dalam konteks pemrograman terdapat sejumlah bahasa pemrograman seperti Pascal, C, C#, dan BASIC.
Adapun secara garis besar bahasa pemrograman dikelompokkan menjadi :
- Bahasa pemrograman tingkat tinggi (high-level language)
Contoh bahasa pemrograman
tingkat tinggi adalah : C, C#, BASIC, PHP, VB, VB.NET, JAVA, dll.
- Bahasa pemrograman tingkat rendah (low-level language)
Contoh : kode ASCII yang merepresentasikan karakter ke dalam bilangan biner.
Langkah-langkah Penyelesaian Masalah dengan Pemrograman
Sebelum dapat menyelesaikan masalah dengan program, terdapat langkah-langkah yang perlu dilakukan terlebih dahulu :
- Menganalisis masalah
Dengan kerangka pemecahan masalah = Masukan ->Algoritma -> Keluaran
- Membuat algoritma
- Menuangkan algoritma ke dalam bentuk program
- Mengeksekusi dan menguji program (implementasi)
Yaitu proses pengujian terhadap suatu program yang digunakan, apakah
nantinya berhasil sesuai yang diharapkan atau masih terjadi
kesalahan-kesalahan.
Contoh Algoritma
Contoh 1 :
Ada
tiga bejana yaitu bejana A, B. Bejana A berisi tinta berwarna merah, bejana B
berisi tinta berwarna hijau. Pertanyaannya
adalah :
- bagaimana caranya agar bejana A dapat terisi dengan tinta berwarna hijau dari bejana B, dan bejana B terisi dengan tinta berwarna merah dari bejana A ?
Dari
pertanyaan di atas dapat kita definisikan bahwa untuk memindahkan isi dari
bejana A ke bejana B maka dibutuhkan satu lagi bejana kosong, misalnya adalah
bejana C.
Maka
langkah-langkahnya penyelesaiannya adalah :
- Isi bejana C (asalnya kosong) dari bejana A (Tinta Merah)
- Isi bejana A (yang sudah kosong) dari bejana B (Tinta Hijau)
- Isi bejana B (yang sudah kosong) dari bejana C (Tinta Merah)
Komentar
Posting Komentar
berikan komentar anda walaupun hanya emoticon... :-)